MENGHITUNG JADWAL SHOLAT

Data waktu
BulanTahun

Data Tempat
Pilih Kota
Lintang
(derajat)
Bujur
(derajat)
Ketinggian
(meter)
Zona Waktu


Ketentuan

Jadwal Sholat akan dihitung dalam selang waktu satu bulan. Pilihlah kota dimana anda tinggal, Bulan dan tahun Melalui Select box.

Bagaimana bila kota dimana anda tinggal tidak terdapat dalam select box?? Jangan kuatir anda tinggal klik tombol peta, kemudian cari kota anda di dalam peta Google, save data dan kembali ke halaman web ini niscaya kota anda akan tercantum dalam select box.

Perhatikan untuk mengetahui waktu sholat diperlukan data geografis berupa, lintang, bujur dan ketinggian. Yang dimaksud dengan ketinggian adalah tinggi tempat tersebut dari permukaan laut. Pada tempat yang tinggi seakan-akan ufuk menjadi lebih rendah. Jadi pada tempat yang tinggi matahari terbit lebih cepat dan tenggelam (maghrib) datang lebih lambat. Saat matahari tenggelam di kota Jakarta, Orang yang berada di puncak menara monas melihat matahari belum tenggelam, setelah 2 menit kemudian barulah matahari tenggelam. Kita tahu tinggi menara monas sekitar 130 meter. Gedung tertinggi di dunia berada di kota Dubai. Tinggi gedung tersebut mencapai 800 meter. Akan terjadi perbedaan waktu maghrib untuk orang yang tinggal dilantai dasar dan lantai atas gedung tersebut.

Umumnya kota terletak di dataran rendah. Kota yang terletak di dataran tinggi lebih jarang. Contoh kota yang terletak di dataran tinggi adalah kota Bandung dimana ketinggiannya 700 meter. Pada ketinggian tersebut, datangnya maghrib akan lebih lambat ±4 menit dan terbitnya matahari akan lebih cepat ±4 menit. Kalau anda ingin pengaruh ketinggian tidak disertakan dalam perhitungan jam sholat, isilah ketinggian dengan 0 (nol). Kemudian click tombol hitung.

Perhitungan kami waktu sholat diberi tambahan waktu 2 menit. Biasanya untuk kehati-hatian jadwal sholat ditambahkan beberapa menit. Ini untuk mengantisipasi perbedaan letak geografis, perbedaan ketinggian, ketidak-tepat-an perhitungan dan lain-lain. Misalnya untuk daerah sekitar equator seperti Indonesia, perbedaan lokasi sekitar 30 kilo-meter disebelah Barat/ Timur akan mengakibatkan perbedaan waktu sekitar 1 menit. Pada wilayah yang luas seperti Jakarta akan ada perbedaan waktu diujung Timur Jakarta dan ujung Barat Jakarta. Untuk itulah diperlukan penambahan waktu.

Pada perhitungan kami, untuk menentukan waktu shubuh posisi matahari sebesar 20 ° dibawah ufuk, dan untuk menentukan waktu isya posisi matahari 18° dibawah ufuk. Parameter tersebut umumnya digunakan di Indonesia. Ada berbagai pendapat tentang posisi matahari saat Shubuh dan Isya, umumnya sekitar 18° - 20°.

Anda ingin memberi penambahan waktu dan menguhah sudut Shubuh dan Isya clic saja tombol "Tambahan Waktu".

Pastikan Zona waktu telah terisi dengan benar. Waktu Indonesia Barat (WIB) Zona waktu = 7, waktu Indonesia tengah (WITA) Zona waktu = 8 dan Waktu Indonesia bagian Timur Zona waktu 9. Zona waktu x artinya, waktu ditempat tersebut lebih cepat x jam dari waktu kota Greenwich. Contohnya: Zona waktu Kota Bandung 7, jadi waktu di kota Bandung lebih cepat 7 jam dari waktu Greenwich. Misalnya di Greenwich jam 1:00 berarti di kota Bandung Jam 8:00

Data-data berupa, lintang, bujur, ketinggian dan Zona waktu secara otomatis terisi bila anda memilih kota melalui select box. Kalau anda merasa data tesebut kurang tepat anda dapat mengeditnya kemudian click Tombol "Hitung Waktu Sholat".

Catatan

Waktu Sholat dapat dihitung apabila kita mampu menghitung posisi matahari. Padahal gerakan matahari begitu kompleks sehingga menghitung posisi matahari amatlah rumit. Jadi menghitung waktu sholat dengan akurat perlu perhitungan yang amat rumit juga, misalnya software Acurate Times karya Mohamed Odeh.

Agar perhitungan lebih sederhana, disini mekanik pergerakan matahari disederhanakan. Tapi apakah hasilnya akurat?? Ternyata cukup memuaskan, boleh diadu dengan Acurate Times sampai menit terdekat. Bila anda terarik silahkan mengintip javaScript dari halaman ini. Boleh copy-paste, tapi sebutkan dong sumbernya. Ini hasil kerja keras saya lho!!

Penyederhanaannya adalah: Di tata-surya hanya ada matahari dan bumi. Tak ada planet lain. Dan poros bumi miring sebesar 23.5° terhadap bidang edarnya. Kenyataanya tidak demikian, setidaknya peredaran bumi dipengaruhi planet lain dan poros bumi tidak diam, melainkan bergerak seperti gasing yang hendak jatuh. Poros bumi bergerak membentuk kerucut (gerak presisi) dan mengangguk (nutasi).

Adapun kriteria posisi matahari ketika waktu sholat tiba saya dapatkan dari www.eramuslim.com oleh Dr Rinto Anugraha.


Komentar:

Syarifal Hidayat(2017-08-02 18:48:16)

Assalamualaikum, bagus gan postingannya, saya juga pakek punya Rinto Anugraha untuk arduino project dalam bahasa C, cuman saya kehabisan ruang flash memory. mungkin agan bisa share untuk bikin lebih baik and ringkas dalam bentuk fungsi2 yang lebih baik. Tanks. void getprytime(){ unsigned char D,M; int Y; long JD; float JD1,JD2,L,Bjr,B,A,Z,H,DM,U,L0,ET,Lintang,PWD,PCO_S,DMrad,PHA,ST,U1,L01,ET1,DM1,DM1rad,AN,KA,AS,ASrad,CO_S,HA,SI,SSt,PCO_St; byte jams,menits,detiks; EEPROM.get(5, L); EEPROM.get(1, Bjr); EEPROM.get(9, H); Z=EEPROM.read(13); DateTime now = rtc.now(); D=now.day(); M=now.month(); Y=now.year(); if(M<3){ M+=12; Y-=1; } A = ceil(Y/100); B = 2 + ceil(A/4)-A; Lintang=(L*3.14)/180; //radian //jam 12 lt------------------------ JD =1720994.5+ceil(365.25*Y)+ceil(30.60001*(M+1))+B+D+12/24; JD1=JD-Z/24; ST=2*3.14*(JD1-2451545)/365.25; U=(JD1-2451545)/36525; L0= (280.46607 + 36000.7698*U)*3.14/180; DM =0.37877+23.264*sin((57.297*ST-79.547)*3.14/180)+0.3812*sin((2*57.297*ST-82.682)*3.14/180)+0.17132*sin((3*57.297*ST-59.722)*3.14/180); DMrad=DM*3.14/180; ET =( -1*(1789 + 237*U)*sin(L0)-(7146-62*U)*cos(L0) + (9934-14*U)*sin(2*L0)-(29 + 5*U)*cos(2*L0) + (74 + 10*U)*sin(3*L0) + (320-4*U)*cos(3*L0)-212*sin(4*L0) )/1000; //--------------------duhur-------------- PWD=12+Z-Bjr/15-ET/60; JD2=JD1+PWD/24-12/24; nextpry(JD2,&DM1rad,&ET1); dettojam(ceil(((12+Z-Bjr/15-ET/60))*3600),&jams,&menits,&detiks); wpry[0]=jams; wpry[1]=menits; //----------------ashar----------------- PCO_S=(sin(atan(1/(1+tan(fabs(Lintang-DMrad)))))-sin(DMrad)*sin(Lintang))/(cos(DMrad)*cos(Lintang)); PHA=acos(PCO_S)*180/3.14; JD2=JD1+PHA/360; nextpry(JD2,&DM1rad,&ET1); AN=atan(1/(1+tan(fabs(Lintang-DM1rad))))*180/3.14; KA=1/(60*tan((AN+7.31/(AN+4.4))*3.14/180)); AS=AN-KA; ASrad=AS*3.14/180; CO_S=(sin(ASrad)-sin(DM1rad)*sin(Lintang))/(cos(DM1rad)*cos(Lintang)); HA=acos(CO_S)*180/3.14; dettojam(ceil(((12+Z-Bjr/15-ET1/60+HA/15))*3600),&jams,&menits,&detiks); wpry[2]=jams; wpry[3]=menits; //maghrib------------------------------- PCO_S=(sin((-0.8333-0.0347*sqrt(H))*3.14/180)-sin(DMrad)*sin(Lintang))/(cos(DMrad)*cos(Lintang)); PCO_St=PCO_S; PHA=acos((sin((-0.8333-0.0347*(sqrt(H)))*3.14/180)-sin(DMrad)*sin(Lintang))/(cos(DMrad)*cos(Lintang)))*180/3.14; JD2=JD1+PHA/360; nextpry(JD2,&DM1rad,&ET1); CO_S=(sin((-0.8333-0.0347*(sqrt(H)))*3.14/180)-sin(DM1rad)*sin(Lintang))/(cos(DM1rad)*cos(Lintang)); HA= acos(CO_S)*180/3.14; dettojam(ceil(((12+Z-Bjr/15-ET1/60+HA/15))*3600),&jams,&menits,&detiks); wpry[4]=jams; wpry[5]=menits; //----------isya--------------------- SI=EEPROM.read(14)*3.14/180; PCO_S=(sin(-1*SI)-sin(DMrad)*sin(Lintang))/(cos(DMrad)*cos(Lintang)); PHA=acos(PCO_S)*180/3.14; JD2=JD1+PHA/360; nextpry(JD2,&DM1rad,&ET1); CO_S=(sin(-1*SI)-sin(DM1rad)*sin(Lintang))/(cos(DM1rad)*cos(Lintang)); HA=acos(CO_S)*180/3.14; dettojam(ceil(((12+Z-Bjr/15-ET1/60+HA/15))*3600),&jams,&menits,&detiks); wpry[6]=jams; wpry[7]=menits; //----------subuh--------------------- SSt=EEPROM.read(15)*3.14/180; PCO_S=(sin(-1*SSt)-sin(DMrad)*sin(Lintang))/(cos(DMrad)*cos(Lintang)); PHA=acos(PCO_S)*180/3.14; JD2=JD1-PHA/360; nextpry(JD2,&DM1rad,&ET1); CO_S=(sin(-1*SSt)-sin(DM1rad)*sin(Lintang))/(cos(DM1rad)*cos(Lintang)); HA=acos(CO_S)*180/3.14; dettojam(ceil(((12+Z-Bjr/15-ET1/60-HA/15)-(14*0.016666667))*3600),&jams,&menits,&detiks); wpry[8]=jams; wpry[9]=menits; dettojam(ceil(((12+Z-Bjr/15-ET1/60-HA/15))*3600),&jams,&menits,&detiks); wpry[10]=jams; wpry[11]=menits; //------------------------------------------------------------------ PHA=acos(PCO_St)*180/3.14; JD2=JD1-PHA/360; nextpry(JD2,&DM1rad,&ET1); CO_S=(sin((-0.8333-0.0347*(sqrt(H)))*3.14/180)-sin(DM1rad)*sin(Lintang))/(cos(DM1rad)*cos(Lintang)); HA=acos(CO_S)*180/3.14; dettojam(ceil(((12+Z-Bjr/15-ET1/60-HA/15))*3600),&jams,&menits,&detiks); wpry[12]=jams; wpry[13]=menits; dettojam(ceil(((12+Z-Bjr/15-ET1/60-HA/15)-(27*0.016666667))*3600),&jams,&menits,&detiks); wpry[14]=jams; wpry[15]=menits; //------------------------------------------------------------------- } void nextpry(float JJD2,float *JJDM1rad, float *JET1){ float JST,JU1,JL0,JDM1; JST=2*3.14*(JJD2-2451545)/365.25; JU1=(JJD2-2451545)/36525; JL0= (280.46607 + 36000.7698*JU1)*3.14/180; JDM1=0.37877+23.264*sin((57.297*JST-79.547)*3.14/180)+0.3812*sin((2*57.297*JST-82.682)*3.14/180)+0.17132*sin((3*57.297*JST-59.722)*3.14/180); *JJDM1rad=JDM1*3.14/180; *JET1=(-1*(1789 + 237*JU1)*sin(JL0) - (7146 - 62*JU1)*cos(JL0) + (9934 - 14*JU1)*sin(2*JL0) - (29 + 5*JU1)*cos(2*JL0) + (74 + 10*JU1)*sin(3*JL0) + (320 - 4*JU1)*cos(3*JL0) - 212*sin(4*JL0))/1000; }

Suryono(2017-06-13 21:30:30)

Mau tanya mas cara menghitun jatwal sholat di laut mengarah k mexciko bagai mana yĆ ,saya pakai yg biasa lagt/longg tapi ko engga sama yaa kita di Gmt+12 makasi atas bantu annya?

achmad(2017-04-04 08:07:15)

Menjual jam waktu shalat net ukuran 55x115 buat jam2,3 inch tgl-bln-thn 1,2 inch jadwal shalat 1 inch garansi 2 thn +iqomah harga= 2,100,000 / ukuran 50x110 untuk jam 1,2 inch tgl-bln-thn 0,8 jadwal shalat 0,8inch jidah iqomah + hari dan thn hijriyah garansi 2 thn harga = 1,750.000 / ukuran 40x100 untuk jam 1,2 inch tgl-bln-thn 0,8 inchi jadwal shalat 0,8 inch jidah iqomah dan thn hijriyah garansi 2 thn harga= 1,600.000 / ukuran 35x70 untuk jam 1 inch tgl-bln-thn 0,8 inch jadwal shalat 0,56 jidah iqomah dan thn hijriyah garansi 2 thn harga = 1,150.000 hubungi kami no hp: 0852 2224 1867/ www.achmadsaeri.wordpress.com buruan tlp harga sepisial lagi promo dari pengrajin langsung makasih saudaraku.

achmad(2017-03-31 14:56:48)

Menjual jam waktu shalat hubungi kami hp.085222241867

MUZAMMI SYAFE`I(2016-05-17 15:48:51)

mendekati bulan ramadhan ...tolong waktu 'imsa ditambah

Baca Komentar sebelummya


Silahkan tulis komentar anda: