Menghitung Posisi Bulan

Juga Matahari, Planet dan Bintang

Kuning = Matahari, Putih = Bulan, putih-kecil = Venus, merah-kecil = Mars, kuning-kecil = Bintang

tanggal/bulan/tahun: UTC jam/menit:

Garis bantu: Orbit Bulan
view: Diatas Pengamat Bola langit Horizon
step: 30 Menit 3 Jam 24 jam

Posisi Pengamat:

Lintang Bujur

Posisi Bintang

Dec Ra

Hasil perhitungan

Penjelasan

Awalnya saya menulis web ini untuk meneliti mengapa peluncuran Roket ke bulan dipilih tanggal tertentu. Saya coba periksa sebagai sampel 2 kejadian berikut:

  1. Peluncuran Apollo 11 tanggal 16-July-1969 13:32 UTC di Kennedy space center
  2. Peluncuran Chang'e 3 tanggal 1-Desember-2013 17:30 UTC di Xichang Satellite Launch Center

Dari penelitian ini, Saya menyimpulkan: Salah satu maksud dipilihnya tanggal pelucuran, agar bidang orbit bulan dekat dengan lokasi peluncuran. Jika bidang orbit bulan berada dekat dengan tempat peluncuran, maka tidak diperlukan manuver yang sulit (memboroskan bahan bakar), agar wahana masuk ke dalam bidang orbit bulan.

Coba anda cek sendiri. Pilih lokasi pengamat tempat peluncuran. Juga isi tanggal dan jam UTC kapan peluncuran dilakukan. Pilih view = diatas pengamat, step = 30 menit. Click tombol hitung, maka anda akan melihat bidang orbit bulan (garis biru) dekat dengan lokasi peluncuran (bintik hitam). Gak percaya? Coba selidiki letak bidang orbit bulan pada waktu yang lain, cukup dengan menekan tombol tambah berkali-kali. Setiap tombol tambah ditekan, waktu akan bertambah 30 menit. (step = 30 menit).

Hasil perhitungan pada laman web ini cukup akurat. Kita bisa cek akurasi dalam menghitung posisi bulan/matahari misalnya pada peristiwa Gerhana berikut:

  1. Gerhana matahari total Borobudur Indonesia tanggal 11-6-1983 04:35 UTC
  2. Gerhana matahari total 22-7-1990 03:02 UTC, lintang 65.17, bujur 168.83
  3. Gerhana matahari total 3-11-2013 12:47 UTC, lintang 3.5. bujur -11.7
  4. Gerhana matahari total Palembang tanggal 9-3-2016 00:22 UTC

Isi data-data diatas kemudian, click tombol hitung. Gerhana matahari total terjadi bila separasi bulan-matahari nol. Atau Azimuth (az) dan altitude (alt) kedua benda langit tersebut sama.

Sebelum menghitung jangan lupa menentukan letak pengamat dengan memilih di select box. Atau pilih view = diatas pengamat, kemudian clik lokasi yang dimaksud pada peta. Atau langsung mengisi lintang dan bujur langsung pada text box. Perjanjian tanda timur (E) positif, barat (W) negatif, Utara (N) positif dan Selatan (S) negatif.

Kalau ingin tahu posisi bintang, pilih bintang pada select box. Bila bintang yang dimaksud tidak terdapat pada select box. Anda harus tahu koordinat declination dan right-ascension bintang tersebut.

Ada 3 macam pilihan view:

  1. Diatas Pengamat
    Diandaikan kita berada di luar angkasa, diatas kubah langit. Peta bumi diproyeksikan pada kubah langit, maksudnya agar kita bisa mengetahui posisi geografi benda langit yang bersangkutan. Misalnya matahari tergambar ada di atas kota mekah (28 Mei jam 09:18 UTC), artinya matahari sedang ada di atas kepala penduduk kota mekah. Untuk melihat animasi, atur step = 30 menit atau step = 3 jam
  2. Bola Langit
    Ini memperagakan teori geosetris. Teori ini berpendapat bumi sebagai pusat alam semesta. Teori ini sempat dipercaya selama ribuan tahun. Bintang letaknya "tetap" terpaku pada bola langit. Matahari, bulan dan planet beredar mengelilingi bumi. Matahari beredar di lingkaran besar ekliptika (warna merah), bulan beredar di bidang edar bulan (warna biru). Bidang edar bulan dan planet hampir sebidang dengan bidang edar matahari (ekliptika). Karena itu bulan dan planet tampak beredar tak jauh dari bidang ekliptika. Pada zaman dahulu orang percaya bumi diam dan bola langit yang berputar. Untuk memudahkan disini ditampilkan bentuk modern dari Geocentris: bumi yang berputar sedang bola langit diam. Untuk mempergakan hal ini, pilih animasi dengan step = 24 jam. Saat animasi berjalan perhatikanlah gerak mundur (retrograde) dari planet Mars. Gerak mundur Planet Mars selalu terjadi ketika Mars dan matahari beroposisi.
  3. Horizon
    Memperlihatkan langit yang tampak oleh kita. Langit tampak seperti kubah. Bidang horizon (cakrawala) bertemu dengan kaki langit. Benda-benda langit bergerak dari timur ke barat. Untuk melihat animasi, atur step = 30 menit atau step = 3 jam.

Perhitungan posisi benda-benda langit ini menggunakan javascript dengan mengikuti saran dari Paul Schlyter, Stockholm, Sweden http://stjarnhimlen.se/

situs untuk hitung posisi planet http://www.ngc7000.org/index.html

http://www.aphayes.pwp.blueyonder.co.uk/

 


Komentar:

sandi(2017-05-25 12:50:33)

dengan ini saya dapat mengerti

rika(2017-05-25 12:47:47)

saya suka

Dyah Putri S(2016-02-27 11:14:44)

Saya suka Bandung Digital Map. Buat belajar IPA tata surya????


Silahkan tulis komentar anda: