Orion Sebagai Petunjuk Musim

Tulisan saya yang terdahulu menceritakan pengalaman saya pertama kali melihat Orion pada tengah-malam di tahun baru. Mengamati Orion sekitar tahun baru (menjelang dan sesudah) merupakan waktu yang ideal. Namun demikian, untuk kita di Indonesia, sekitar tahun baru belum tentu mudah melihat Orion, mengingat waktu tersebut adalah musim penghujan, sehingga langit sering mendung. Bintang-bintang tak nampak karena tertutup awan. Pada waktu yang lain sebenarnya kita dapat melihat Orion, asalkan kita tahu kapan kemunculan Orion. Nah tulisan ini, membahas kapan Orion muncul sepanjang tahun. Setelah membaca tulisan ini anda dapat melihat Orion malam ini juga (kalau cuaca cerah tentunya!)

Pada zaman dahulu, bangsa-bangsa di dunia mengamati posisi bintang di langit untuk menentukan waktu bercocok tanam. Contohnya, orang Mesir pada zaman dahulu, banjir sungai Nil ditandai dengan munculnya bintang Sirius untuk pertama kali di waktu subuh. Bagaimana dengan nenek moyang kita? Menurut mas Wiki, orang Jawa yang agraris pada zaman dahulu menggunakan rasi bintang Orion untuk menentukan waktu bercocok tanam. Kemunculan Orion pertama kali di waktu subuh merupakan awal musim bagi orang Jawa dahulu. Kalau orang Yunani mengasosiasikan Orion sebagai pemburu, maka orang Jawa yang agraris menamakan Orion sebagai Waluku atau mata bajak. Melalui tulisan inipun saya ingin mengajak pembaca untuk mempelajari bagaimana menentukan waktu bercocok tanam dengan Waluku. Ok, mari kita mulai...

Kearifan Lokal

Orang mulai bercocok tanam ketika mulai musim hujan. Tentu saja, tak mungkin bercocok tanam pada musim kering, pastinya tanaman akan mati kekeringan dan petani akan rugi besar. Diperlukan kalender untuk mengetahui kapan orang harus memulai bercocok tanam. Di tanah Jawa zaman dahulu belum ada kalender seperti sekarang. Kalender yang kita yang kita gunakan sekarang diperkenalkan oleh orang Belanda. Kalender tersebut dikenal dengan nama kalender Gregorian karena pertama diresmikan penggunaannya oleh Paus Gregorius VIII (pemimpin Gereja Roma Katolik) pada tahun 1582.

Kita sekarang lebih mengenal kalender import, padahal orang Jawa dahulu menggunakan sistem kalender sendiri yang disebut Pranata Mangsa (aturan musim). Kini kebanyakan orang Jawa sudah tidak mengenal Pranata Mangsa lagi. Awal dari kalender disebut mangsa kasa (musim pertama). Mereka membagi musim menjadi 12 mangsa. Musim juga dibagi menjadi 4 mangsa utama, yakni Ketiga = musim kemarau, Labuh = pancaroba menjelang musim hujan, Rendheng = musim penghujan, Mareng = Pancaroba menjelang musim kemarau.

Katanya Pranata Mangsa ini sudah ada sebelum Kerajaan Hindu atau lebih dari seribu tahun yang lalu. Tidak diketahui siapa yang menemukan Pranata Mangsa. Pengetahuan ini diwariskan secara lisan turun-temurun. Mari kita pelajari kearifan lokal yang satu ini. Pembagian waktu dari Pranata Mangsa adalah sebagai berikut:

Mangsa Mangsa Utama Ciri

1. Kasa
(22 Juni - 1 Agt; 41 hari)

Ketiga

Daun-daun berguguran, kayu mengering, belalang masuk ke dalam tanah.

Petunjuk:
Saatnya membakar jerami, mulai menanam palawija

2. Karo
(2Agt - 24 Agt; 23 hari)
Ketiga Tanah mengering dan retak-retak, pohon randu dan mangga mulai berbunga
3. Katelu
(25 Agt - 18 Sept; 24 Hari)
Ketiga

Tanaman rambat menaiki lanjaran, rebung bambu bermunculan.

Petunjuk:
Palawija mulai dipanen

4. Kapat
(19 Sept - 13 Okt; 25 hari)

Labuh

Mata air mulai terisi, kapuk randu mulai berbuah, burung-burung kecil mulai bersarang dan bertelur.

Petunjuk:
Panen palawija, saat menggarap lahan untuk padi Gaga.

5. Kalima
14- Okt - 9 Nov; 27 Hari)
Labuh

Mulai ada hujan besar, pohon asam mulai menumbuhkan daun muda, ulat mulai bermunculan, laron keluar dari sarangnya. Tanaman lempunyang dan temu kunci mulai bertunas.

Petunjuk:
Parit di sawah diperbaiki, mulai menebar padi Gaga.

6. Kanem
(10 Nov - 22 Des; 43 Hari)
Labuh

Buah-buahan mulai bermunculan (durian, mangga, manggis, rambutan dan lainnya). Juga mulai bermunculan. burung belibis kelihatan di tempat berair.

Petunjuk:
Petani mulai menyebar benih padi di tempat penyemaian.

7. Kapitu
(23 Des - 3Feb; 43 Hati)
Rendheng

Banyak hujan, banyak sungai meluap.

Petunjuk:
Saat memindahkan bibit padi ke sawah.

8. Kawolu
(4 Feb - 28Feb; 25 hari)
Rendheng

Musim kucing kawin, padi menghijau, uret mulai bermunculan di permukaan

 

9. Kasanga
(1 Mar - 25 Mar; 25 hari)
Rendheng Padi berbunga, jangkrik mulai muncul, tongeret dan gangsir mulai bersuara. Bunga ilalang berguguran. Banjir masih mungkin terjadi.
10. Kasepuluh
(26 Mar - 18 Apr; 24 hari)
Mareng Padi mulai menguning, banyak hewan hamil. Burung-burung kecil mulai menetaskan telurnya.
11. Desta
(19Apr - 11 Mei; 23 Hari)
Mareng

Burung-burung memberi makan anaknya, buah kapuk randu merekah.

Petunjuk:
Saatnya panen raya.

12. Sada
(12 Mei - 21 Juni; 41 hari)
Mareng

Suhu menurun dan terasa dingin.

Petunjuk:
Saatnya menanam palawija: kedelai, nila, kapas. Dan saatnya menggarap lahan untuk menanam jagung.

Menariknya Pranata Mangsa ini disertai dengan ciri perilaku hewan dan tanaman (di pulau Jawa). Saat menulis artikel ini saya melihat pohon mangga di halaman rumah saya sudah berbunga. Ini terjadi pada awal bulan September (awal mangsa katelu). Ternyata benar apa yang dikatakan oleh Pranata Mangsa. Kalau anda memelihara kucing, anda boleh pula mengamati apakah benar musim kawinnya pada Mangsa Kawolu.

Waluku sebagai Tanda Musim

Pada zaman dahulu bangsa-bangsa di dunia menandai datangnya musim dengan melihat penampakan bintang di langit. Dari hari ke hari, posisi bintang berubah bila diamati dalam waktu yang sama. Orang Jawa menggunakan penampakan Orion (Waluku) sebagai tanda penentuan Mangsa.

Pada mangsa kasa (ke-1) Orion mulai tampak terbit pada waktu subuh. Penampakan Orion pada mangsa kasa (ke1) pada waktu subuh sebentar saja, karena tak lama kemudian matahari terbit. Mangsa berikutnya penampakan Orion lebih lama karena terbit lebih awal.

Enam bulan kemudian mengawali mangsa Kapitu (ke-7) Orion beroposisi dengan matahari. Ketika matahari terbenam Orion terbit. Pada mangsa ini Orion tampak sepanjang malam dari petang sampai subuh. Mangsa berikutnya penampakan Orion semakin singkat karena terbenam lebih awal

Enam bulan kemudian memasuki mangsa Sada (ke-12) penampakan Orion sebentar saja. Ketika matahari terbenam, Orion tampak hampir terbenam. Hari-hari berikutnya Orion tak dapat terlihat karena ada pada arah matahari.

Kalau kita amati pergerakan matahari selama setahun, maka tampaklah matahari beredar mengelilingi bintang-bintang. Waktu yang dibutuhkan matahari untuk kembali pada tempatnya semula disebut 1 tahun. Dengan demikian dapat dipahami, matahari berada pada posisi Orion setiap akhir mangsa (mangsa ke-12) atau setahun sekali.

Agar bintang-bintang mudah dikenali, astronom pada zaman dahulu mengelompokkan bintang menjadi rasi bintang (Star Constellation). Bintang-bintang dalam rasi dihubungkan dengan garis khayal misalnya rasi bintang Leo berbentuk singa, Orion berbentuk pemburu dan seterusnya. Ada banyak sekali rasi bintang di bola langit, jumlahnya hampir seratus.

Rasi-rasi bintang tersebar merata di seluruh permukaan bola langit. Di kutub utara ada rasi "Beruang Besar" (Ursa Mayor). Di kutub selatan ada rasi bintang Pari. Ada rasi bintang istimewa karena terletak pada bidang ecliptic (jalannya matahari). Rasi bintang ini disebut Zodiak. Dalam bahasa Yunani, Zodiak artinya lingkaran binatang. Ada 12 Zodiak: Aries (domba), Taurus (banteng), Gemini (anak kembar) dan lain-lain. Adalah orang Babylonia (Irak sekarang), kira-kira 500 tahun sebelum nabi Isa yang pertama kali menciptaakan tanda Zodiak pada lintasan matahari.

Tahukah anda apa bintang kelahiran anda? Bintang kelahiran saya Leo artinya ketika saya lahir matahari ada pada rasi bintang Leo sang singa. Bintang kelahiran anda menunjukkan posisi matahari pada Zodiak apa saat anda dilahirkan. Jadi pada saat saya dilahirkan, matahari ada pada rasi bintang Leo. Jangan salah! Rasi bintang kelahiran anda malahan tak terlihat di langit pada tanggal kelahiran anda. Matahari ada pada rasi bintang tersebut. Kalaupun anda ingin melihatnya, tidak akan tampak karena sinar matahari menyilaukan pandangan anda!

Dari minggu ke minggu berikutnya, pada bola langit matahari terlihat bergerak di antara Zodiak. Pada bulan Mei matahari ada pada rasi Aries, bulan berikutnya Juni ada pada Taurus, bulan Juli ada pada Gemini dan seterusnya. Apa sebabnya demikian? Karena sebenarnya bumi mengelilingi matahari 1 putaran dalam satu tahun. Bumi mengelilingi matahari berlawanan dengan arah jarum jam (dilihat dari kutub utara).

Untuk lebih jelasnya, lihatlah gambar di atas. Pada gambar tersebut bumi mengelilingi matahari, sementara pada latar belakang adalah bintang yang letaknya "tetap" tidak bergerak. Bila dilihat dari bumi, letak matahari pada bulan Januari ada pada arah Zodiak Sagitarius. Bumi terus bergerak mengelilingi matahari. Empat bulan kemudian yaitu bulan Mei, posisi bumi telah berubah. Bila dilihat dari bumi, matahari pada bulan Mei ada pada arah Zodiak Aries. Berukutnya pada bulan September, matahari ada pada Zodiak Leo.

Orion terletak di antara Taurus dan Gemini. Saat matahari terletak pada Orion dimulailah musim kemarau di tanah Jawa (Indonesia).

Kalau di Eropah (bumi bagian utara) Musim semi matahari terletak pada Pisces sang ikan. Musim panas matahari terletak pada Gemini si anak kembar. Musim rontok matahari terletak pada Virgo sang Gadis. Dan musim salju matahari terletak pada Sagitarius sang Pemanah.

Musim di bumi dipengaruhi oleh letak matahari pada Zodiak. Tingkah laku hewan dan manusia dipengaruhi oleh Zodiak sehubungan dengan musim. Bila demikian apakah sifat dan peruntungan manusia dipengaruhi oleh Zodiak seperti yang dipercaya ilmu astrologi?? Saya tidak percaya astrologi. Bagi saya astrologi itu cuma tahayul belaka. Bagaimana dengan anda?

Tabel untuk Posisi Matahari pada Zodiak

Nama Symbol Gambar tanggal
Aries (Domba) 15 April - 15 Mei
Taurus (Banteng) 16 Mei - 15 Juni
Gemini (Anak Kembar) 16 Juni - 15 Juli
Cancer (Kepiting) 16 Juli - 15 Agustus
Leo (Singa) 16 Agustus - 15 September
Virgo (Gadis) 16 September - 15 Oktober
Libra (Neraca) 16 Oktober - 16 November
Scorpio (Kalajengking) 17 November - 15 Desember
Sagittarius (Pemanah) 16 Desember - 14 Januari
Capricorn (Kambing) 15 Januari - 14 Februari
Aquarius (Air) 14 Februari - 14 Maret
Pisces (Ikan) 15 Maret - 14 April

Ayo melihat Waluku (Orion) sekarang juga !

Saya akan tampilkan animasi pergerakan matahari pada Zodiak dan Orion. Maksudnya untuk memudahkan anda untuk melihat Orion malam ini. Orion akan terlihat apabila ada di atas ufuk dan langit gelap (matahari di bawah).

Maaf browser anda tidak mendukung HTML 5
Animasi tidak dapat dilihat
Coba gunakan Google Crome atau Mozilla Firefox terbaru

Mangsa Jam Penampakan ORION Tombol
   

Animasi yang menggambarkan pergerakan matahari pada bidang Ecliptic. Pada bidang Ecliptic tersebar secara merata rasi bintang dalam Zodiak. Matahari dilambangkan bulatan kuning, Waluku (Orion) dilambangkan dengan . Tampak Waluku ada di antara Taurus dan Gemini. Cobalah pilih mangsa yang ingin anda amati pada select box

Mangsa Kasa sampai Mangsa kapat (1 sampai 4)

Pada mangsa kasa (1) sampai mangsa kapat (4) anda harus bangun sebelum subuh untuk melihat Orion. Pada mangsa kasa (1) kemunculan Orion cuma sebentar, karena terbit sekitar jam 4 dan menghilang (tak tampak) setelah matahari terbit. Mangsa berikutnya kemunculan Orion makin lama karena terbit lebih awal. Orion terlihat dari mulai terbit sampai subuh. Pada Mangsa Kapat (4) Orion ada di atas kepala saat subuh

Mangsa Posisi Orion saat subuh Terbit
1. Kasa
(22 Juni - 1 Agt; 41 hari)
Timur jam 4
2. Karo
(2Agt - 24 Agt; 23 hari)
Timur Jam 2
3. Katelu
(25 Agt - 18 Sept; 24 Hari)
Timur jam 24 (12 malam)
4. Kapat
(19 Sept - 13 Okt; 25 hari)
di atas kepala jam 23 (11 malam)

Mangsa Kalima sampai Mangsa Kapitu ( 5 sampai 7)

Pada mangsa kalima (5) sampai mangsa kapitu (7) anda bisa menyaksikan Orion terbit di timur sebelum anda tidur pada malam hari. Pastikan Orion sudah terbit sebelum anda memandang langit. Lihat perkiraan terbitnya pada tabel. Kemunculan Orion pada mangsa ini paling lama, bila ada mau bisa begadang sampai subuh untuk melihat Orion.

Mangsa Posisi Orion saat subuh Terbit
5. Kalima
14- Okt - 9 Nov; 27 Hari)
Barat Jam 21 (9 malam)
6. Kanem
(10 Nov - 22 Des; 43 Hari)
Barat Jam 19 (7 malam)
7. Kapitu
(23 Des - 3Feb; 43 Hati)
sudah tenggelam Jam 17 (5 sore)

Mangsa Kawolu sampai Mangsa Desta (ke 8 - ke 11)

Pada mangsa Kawolu(8) sampai Mangsa Desta(11) anda dapat menyaksikan Orion setelah Magrib. Pada mangsa Kasanga(9) Orion ada diatas kepala saat magrib. Kemunculan Orion pada mangsa berikutnya semakin singkat, karena terbenam lebih awal.

Mangsa Posisi Orion saat magrib Terbenam
8. Kawolu
(4 Feb - 28Feb; 25 hari)
Timur Jam 1
9. Kasanga
(1 Mar - 25 Mar; 25 hari)
di atas kepala Jam 23 (11 malam)
10. Kasepuluh
(26 Mar - 18 Apr; 24 hari
Barat Jam 22 (10 malam)
11. Desta
(19Apr - 11 Mei; 23 Hari)
Barat Jam 20 (8 malam)

Mangsa Sada (12)

Pada mangsa Sada (12 Mei - 21 Juni; 41 hari) atau mangsa ke-12 Orion sulit dilihat. Muncul sebentar setelah magrib, kemudian terbenam. Hari-hari berikutnya Orion tak dapat dilihat karena matahari ada pada posisi Orion

Sekian, semoga anda sukses melihat Orion malam ini!

Catatan : Perhitungan pada animasi dan tabel di sini hanya perkiraan, dan hanya berlaku untuk tempat-tempat yang terletak di equator bumi seperti di Indonesia. Jika anda ingin animasi yang lebih teliti silahkan lihat disini: Bintang terbit

Dari wikipedia dan berbagai sumber.


Komentar:

Natal Basuki Abu Habib(2016-12-26 08:16:51)

Luar biasa....anda telah mengembalikan aku pada masa kejayaan pertanian organik...saya berharap banyak petani yang tertarik dan melakukan yang terbaik untuk diri dan alam ini ...

Natal Basuki Abu Habib(2016-12-26 08:16:20)

Luar biasa....anda telah mengembalikan aku pada masa kejayaan pertanian organik...saya berharap banyak petani yang tertarik dan melakukan yang terbaik untuk diri dan alam ini ...


Silahkan tulis komentar anda: