Langit Tak Bertiang

Al Quran (An Naml:88)
Dan kamu lihat gunung-gunung itu, kamu sangka dia tetap di tempatnya, padahal ia berjalan sebagai jalannya awan. (Begitulah) perbuatan Allah yang membuat dengan kokoh tiap-tiap sesuatu; sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan.

Kitab nabi Ayub (Ayub 26:7)
Allah menggantungkan utara di atas kekosongan dan mengantungkan bumi pada kehampaan.

Gaya itu bernama Gravitasi

Bumi secara gaib berada di kehampaan, bukan disangga di Punggung dewa Atlas seperti dongeng Mitologi Yunani. Menurut teori Modern yang kita anut sekarang ini, Bumi, juga planet lain beredar mengelilingi matahari. Dimana bumi tetap pada garis edarnya berupa lingkaran (tepatnya ellips). Apa sebabnya bumi dan planet dapat beredar mengeliling matahari? Newton (1642-1727) menjelaskan matahari menarik bumi oleh karena adanya gaya tarik gravitasi. Cobalah mengikat batu dengan tali. Kemudian pusingkan (putar) tali dengan tangan kita. Maka batu akan beredar mengelilingi tangan kita dalam lintasan lingkaran. Gaya yang ditimbulkan oleh tali tadi menjaga agar batu berada di dalam lintasannya. Nah gaya gravitasi tadi yang menjaga lintasan bumi seperti halnya tali menjaga lintasan batu. Gaya gravitasi adalah gaya gaib yang bekerja tanpa persentuhan, seperti halnya paku ditarik oleh sebatang magnet. Dengan adanya gaya Gravitasi bumi dapat diletakkan di kehampaan.

Teory gaya gravitasi ditemukan oleh Newton. Sebelum menemukan teory Gravitasi, katanya ketika Newton sedang duduk melamun dibawah pohon apel, tiba-tiba ada apel jatuh memimpa kepalanya. Karena merasa sakit, Ia berfikir keras mengapa apel bisa jatuh di kepalanya, maka lahirlah teory Gravitasi. Sebenarnya Fulan, lebih dulu menemukan teory Gravitasi. Tapi Fulan melamun dibawah pohon durian, sehingga ketika durian menimpa kepalanya ia meninggal dunia, tidak sempat berteory. Tentu saja cerita tentang apel ataupun durian, tidak dapat dipercaya kebenarannya.

Gaya gravitasi bukan hanya ada antara matahari dan bumi, gaya gravitasi berlaku secara univesal, artinya berlaku untuk setiap benda. Setiap benda akan saling tarik menarik satu sama lain. Bila buah durian kita dekatkan dengan buah apel maka kedua buah tadi saling tarik menarik. Pangeran William tertarik gaya gravitasinya Kate dan sebaliknya Kate tertarik gaya gravitasinya pangeran William seperti terlihat pada gambar disebelah ini.

Untuk gaya gravitasi yang satu ini anda mungkin protes, menyangkal keberadaanya. Buktinya bila kita berpapasan dengan orang dijalan kita tidak merasakan adanya gaya tersebut. Sebenarnya gaya gravitasi itu ada hanya terlalu kecil sehingga kita tidak merasakannya! Gaya gravitasi antara William dan Kate sangat kecil, kira-kira 1 mili gram. Seberat bulu ayam yang dipotong kecil. Lalu mengapa tarikan gravitasi bumi besar sehiggga kita harus susah payah menaiki tangga? Jawaban karena massa bumi begitu besar, semua batu, pasir, semua tanah yang ada dibumi bekerja sama menarik kita, akibatnya kita merasakan gaya gravitasi itu.

Bahwa William dan Kate akhirnya menikah bukan karena saling tertarik oleh gaya Gravitasi. Tetapi tetapi tertarik oleh "gaya" lainnya. Mereka menikah, diberkati di gereja Westminster Abbey. Tempat dimana Newton dimakamkan. Tempat yang sangat terhormat, hanya keluarga kerajaan dan orang-orang yang sangat terhormat yang dimakamkan disana. Newton memang sangat disegani dunia sebagai penemu hukum Gravitasi dan hukum tentang gerak benda.

Gaya gravitasi untuk benda dengan ukuran kecil sangat-sangatlah kecil, untuk mengamati adanya gravitasi tersebut diperlukan neraca yang sangat peka. Cavendish (1731-1810) pernah membuat neraca untuk mengukur besarnya gravitasi. Neraca Cavendis terdiri dari balok kayu yang kedua ujungnya dicantumkan bola dari timah hitam. Balok kayu tadi digantung dengan kawat yang sangat halus. Bila bola timah yang ada pada neraca kita dekatkan dengan bola timah lain, maka neraca akan berputar karena gaya tarik gravitasi. Untuk mendeteksi putaran pada balok kayu digunakan cermin dan seberkas cahaya. Bingung dengan paparan saya tentang neraca Cavendish? coba clik animasi berikut ini mungkin akan menolong menjelaskan:

Ada juga orang yang mungkin karena kurang kerjaan atau memang penasaran menulangi percobaan Cavendish. Ia mengantungkan bola logam dengan tali untuk memancing ikan. Silahkan saksikan tayangan video gaya gravitasi yang gaib itu dengan click link berikut:

Allah Yang Meletakkan Bumi

 

Mari kita membahas kemungkinan membuat satelit buatan seperti yang dijelaskan sendiri oleh Newton dalam buku Principia Mathematica yang terkenal itu. Misalnya kita ada di puncak gunung yang tinggi katakanlah Puncak gunung Himalaya. Kemudian dengan menggunakan sebuah meriam kita tembakkan sebuah peluru A ke arah horisontal. Peluru akan bergerak dengan lintasan melengkung kemudian jatuh ketanah tertarik gaya gravitasi bumi. Bila kita bisa menembakkan peluru B dengan kecepatan yang lebih besar dari peluru A, maka peluru akan melayang diudara lebih lama dan terlempar Lebih jauh . Selanjutnya peluru C, D dan E kita tembakkan berturut-turut dengan kecepatan semakin besar dari sebelumnya. Dengan kecepatan yang tepat Peluru C tidak akan pernah jatuh ke tanah, melainkan akan terus menerus mengelilingi (meng-orbit) bumi dalam lintasan lingkaran. Peluru D mengorbit bumi dengan lintasan ellips. Peluru E ditempakkan dengan kecepatan yang kebablasan, ditembakkan terlalu cepat. Lintasan peluru E tidak lagi, ellips melainkan berbentuk hiperbola, Peluru akan terus melaju ke angkasa raya tak berhingga jauhnya.

Untuk memperjelas saya sediakan animasinya dibawah ini. Kecepatan lempar dapat diubah-ubah dengan mengetikan kecepatan di Text-box, kemudian tekan tombol run. Gaya gravitasi pada planet akibat tarikan gravitasi matahari juga dapat diperlihatkan dengan click check-box gaya Gravitasi, kemudian tekan tombol run. Bila kita mengetikkan kecepatan = 1 pada text-box lintasan akan berbentuk lingkaran. Kecepatan yang dimaksud disini adalah dibandingkan dengan kecepatan orbit lingkaran. Animasi hanya dapat dilihat dengan Mozilla Firefox atau Google Crome atau lainya yang mendukung canvas.

  1. Kecepatan 0 sampai 1 lintasan akan berbentuk ellips, cobalah dengan mengetik kecepatan = 0.6
  2. Kecepatan = 1 , lintasan akan berbentuk lingkaran
  3. Kecepatan = 1 sampai 1.4 kecepatan kembali berbentuk ellips, coba ketikan kecepatan = 1.2
  4. Kecepatan = 1.4 (=√2) lintasan berbentuk parabola, planet bergerak mejauhi matahari untuk selamanya.
  5. Kecepatan lebih besar dari 1.4 lintasan berbentuk hiperbola, planet bergerak semakin cepat meninggalkan matahari untuk selamanya.

sorry your broser do not support canvas
kecepatan Gaya gravitasi

Diperlukan waktu lebih dari tiga abad, sebelum Ide dari Newton meluncurka satelit dapat diwujudkan. Sebenarnya gunung setinggi puncak Himalaya masih kurang tinggi untuk meluncurkan satelit. Diperlukan ketinggian minimal 160 Km. Karena pada ketinggian rendah gesekan udara akan menghambat laju satelit. Seperti kita ketahui makin tinggi, lapisan udara akan semakin renggang. Selain itu kecepatan perluru meriam masih terlalu kecil untuk dapat mengorbit bumi. Bahkan peluru dengan teknologi terkinipun masih terlalu lambat. Tentu saja pada jaman Newton belum terlintas dalam benaknya untuk meluncurkan satelit dari ketinggian dengan menggunakan menggunakan wahana roket. Pada tahun 1957 Rusia sempat menggegerkan dunia dengan meluncurkan Sputnik pada orbit rendah. Sputnik merupakan satelit buatan umat manusia untuk pertama kalinya. Satelit itu memancarkan sinyal radio berbunyi beep..., beep...beep yang dapat dipantau oleh para radio amatir diseluruh dunia.

Kecepatan lempar Sputnik luar biasa 7.9Km/detik. Atau 26 kali lebih cepat dari kecepatan suara!!! Atau 35 kali lebih cepat dari pesawat Boieng 747. Bila kita terbang dari sabang sampai Merauke dengan kecepatan seperti itu akan tiba dalam waktu kurang dari 10 menit. Memang diperlukan kecepatan yang luar biasa agar satelit pada orbit rendah ini dapat terus-menerus mengorbit bumi tanpa jatuh. Sputnik Mengelilingi bumi setiap satu setengah jam. Sputnik yang beratnya 84Kg perlu ber ton-ton bahan bakar berupana Hidrogen cair dan Oksigen cair. Kedua bahan itu bila kita dibakar akan terjadi ledakan yang hebat. Ledakan diubah menjadi hembusan gas yang mendorong roket. Perhatikanlah diperlukan energi yang sangat besar untuk meluncurkan satelit yang kecil seperti Sputnik.

Sputnik yang begitu kecil memerlukan energi yang luar biasa agar dapat mengorbit bumi. Dapatkah anda bayangkan berapa energi untuk melempar bumi yang sangat masif ini??!! Berat bumi adalah 6.1021 ton atau 6 ribu-juta-juta-juta ton. dan kecepatan orbit bumi mengelilingi matahari 29Km/detik (hampir 4 kali kecepatan Sputnik!!!). Perlu anda ketahui bumi yang tampaknya diam ini bergerak dengan sangat-sangat cepat mengelilingi matahari (lihat petikan ayat Al Quran diatas). Siapa gerangan yang sanggup "melempar bumi" dengan kecepatan yang demikian tinggi? Sungguh hanya kekuatan tangan yang Maha Kuasa yang dapat melakukannya. Tapi ini belum seberapa dibandingkan dengan yang satu ini: matahari beserta 200 milyar bintang-bintang beredar dengan kecepatan yang sangat tinggi mengitari pusat galaxy. Kecepatan edar matahari mengelilingi galaxy lebih cepat lagi 217 Km/detik. Sekalipun matahari kita bergerak sangat cepat, tapi katanya baru selesai mengelilingi galaxy satu putaran setelah 220 juta tahun, karena sedemikian jauh perjalanan menengelilingi pusat galaxy. Bila bintang-bintang itu tidak beredar dengan cepat niscaya akan jatuh dihisap gaya gravitasi Lubang Hitam (Black Hole) yang ada di tengah galaxy. Ah....Imajinasi ku menjadi lumpuh. Bagaimana bintang-bintang yang ratusan milyar jumlahnya dengan kecepatan yang sangat tinggi berada pada garis edarnya. Sungguh Allah Maha-Perkasa lagi Maha-Bijaksana.

Jarak antara matahari dan bumi "Kebetulan" 150 juta km. Bila jaraknya terlalu dekat dengan matahari, kita akan kepanasan. Misalnya Planet tetangga kita Venus yang mempunyai orbit yang lebih dekat dengan matahari. Jarak Venus 108 juta Km. Itu sebabnya venus sangat panas, suhunya 464C°. Timah meleleh di planet venus dan tubuh kita matang terpanggang bila tinggal disana. Selain dekat dengan matahari Atmosfir Venus lebih padat, timbullah efek rumah kaca yang berlebihan, hasilnya suhu venus amat panas. Untung "kebetulan" bumi kita kepadatan atmosfirnya pas sehingga suhunya nyaman. "Kebetulan" pula atmosfir bumi mengandung oksigen sehingga kita bisa bernafas. Planet lain tidak mengandung oksigen, bila kita tinggal disana langsung sesak napas dan mati seketika. Planet tetangga kita yang lain adalah Mars orbitnya lebih jauh dari bumi. Jarak Mars ke matahari 228 juta Km. Mars sangat dingin suhu rata-ratanya -63C°. Darah kita akan menjadi beku, kita tak mungkin hidup di Mars. Venus dan Mars (sang dewi kecantikan dan sang dewa perang) adalah saksi bisu betapa Allah mencintai kita, Allah menempatkan bumi dengan cara yang tepat.

Venus (putih), Bumi(biru), Mars(merah) digambar dengan jarak ke matahasi menurut skala. Kecepatan edarnya juga dibuat sebanding. Mengherankan! Sekalipun ketiga planet terbuat dari bahan yang sama dan bertetangga dekat hanya bumilah yang layak dihuni.

Lintasan bumi "kebetulan" berbentuk lingkaran (atau mendekati) agar jarak matahari-bumi selalu tetap 150 juta Km. Memang lintasan bumi sangat mendekati lingkaran. Kecepatannya adalah 1.008 (kecepatan 1 adalah lingkaran). Bila kecepatannya lebih kecil katakanlah 0.8 lintasannya ellips dan terlalu dekat dengan matahari. Atau bila lebih besar misalnya 1.2, lintasannya ellips dan terlalu jauh dari matahari. Atau dengan kecepatan 1.5 lintasannya hiperbola dan bumi akan meninggalkan matahari untuk selamanya dalam keadaan gelap dan dingin yang mematikan. Ngak percaya? coba saja animasi diatas!

Masih ada seribu "kebetulan" yang dapat dipaparkan. Kalau ada banyak "kebetulan" ini mah bukan kebetulan lagi. Melainkan alam semesta ini dirancang amat cermat oleh sang MahaKuasa. Sekian, Terima kasih telah membaca artikel saya.


Jadilah orang yang pertama mengirim komentar