Kalender Bulan 2

Kalender Yahudi.

Sebelum membahas tentang kalender Gereja, mari kita sedikit membahas tentang kalender Yahudi. Maksudnya agar kita dapat memahami dengan baik kalender Gereja yang mempunyai akar Yahudi. Kalender Yahudi adalah kalender luni-solar alias kalender bulan-matahari alias komariah-syamsiah alias surya-candra. Apa maksudnya?. Penjelasannya begini: kalender bulan-matahari adalah perhitungan tanggal mengikuti fase bulan, tetapi perhitungan tahunnya seturut peredaran matahari.

Inilah kegiatan pertanian di Israel sehubungan dengan kalender Yahudi:

Months Weather Crops & activity
Tishrei bulan ke-7 (Sep/Oct) First rains, hujan mulai turun Ploughing begins, tanah dibajak
Cheshva bulan ke-8 (Oct/Nov)   Ploughing / grain planting, pembajakan, benih ditebar
Kislev bulan ke-9 (Nov/Dec)   Grain planting continues, penebaran dilanjutkan
Tevet bulan ke-10 (Dec/Jan) Main rains, hujan lebat  
Shevat bulan ke-11 (Jan/Feb)    
Adar bulan ke-12  (Feb/Mar) Spring rains, hujan musim semi Almond in bloom / flax harvest, almond berbunga
Aviv bulan ke-1  (Mar/Apr)   Barley harvest begins, panen jelai dimulai
Iyar bulan ke-2  (Apr/May)   Barley harvest completed, jelai selesai dipanen
Sivan bulan ke-3  (May/Jun) Dry season, musim kemarau Wheat harvest begins, panen gandum dimulai
Tammuz bulan ke-4  (Jun/Jul)   Wheat harvest completed / first figs, gandum selesai dipanen, pohon ara mulai berbuah
Av bulan ke-5  (Jul/Aug) Summer heat, cuaca panas Vintage (grape harvest) begins, panen anggur dimulai
Elul bulan ke-6  (Aug/Sep)   Date harvest / summer figs, panen buah kurma / ara musim panas

Pergantian hari pada kalender Yahudi dimulai ketika matahari terbenam. Hal tersebut berbeda dibandingkan dengan kebiasaan kita yang memakai kalender Gregorian dimana pergantian hari terjadi pada tengah malam. Jadi bila sekarang hari Jum'at, maka sore hari setelah matahari tenggelam, telah memasuki hari Sabtu. Konsep pergantian hari selepas magrib pada kalender Yahudi sama persis dengan kalender Islam. Orang Yahudi tidak boleh bekerja pada hari Sabtu (Sabath), yang terhitung pada hari Jum'at selepas magrib sampai magrib esok hari. Hal tersebut kita maklumi karena mereka menganut pergantian hari terjadi selepas matahari terbenam.

Tanggal 1 (satu) dimulai ketika tampak hilal (bulan sabit) untuk pertama kali sesaat setelah matahari terbenam, lagi-lagi sama dengan konsep kalender Islam. Hari-hari berikutnya bulan tampak membesar sampai akhirnya pada tanggal 14 bulan menjadi purnama. Setelah purnama, bulan kembali mengecil, lama kelamaan menjadi sabit kembali dan bulan lenyap pada akhir bulan tanggal 29 (atau 30). Untuk jelasnya silahkan lihat animasinya. Pada zaman dahulu dimulainya tanggal satu berdasarkan pengamatan (di-rukyat). Apabila orang menyaksikan bulan sabit (hilal) untuk pertama kali saat matahari tenggelam, maka ia melapor kepada Sanhedrin(dewan Rabi). Dua orang saksi yang dapat dipercaya dan saling independen sudah cukup. Kemudian Sanhedrin mengumumkan kepada khalayak ramai bahwa bulan baru sudah tiba.

Tahun baru terjadi pada bulan pertama Aviv (bulan Nisan) yang selalu jatuh pada musim dimana jelai mulai bernas (Aviv) pada musim semi. Jatuhnya musim seturut peredaran matahari atau mempunyai siklus 365 hari. Karena siklus satu tahun-bulan ada 354 hari maka akan menumpuk kesalahan 11 hari tiap tahunnya. Apabila pada akhir tahun ternyata jelai belum mulai bernas, maka Sanhedrin memperpanjang tahun satu bulan lagi. Tahun dengan tambahan bulan disebut tahun kabisat atau Shanah Me'uberet (artinya tahun yang hamil). Jadi tahun kabisat terdiri dari 13 bulan. Dengan demikian bulan Nisan selalu jatuh saat jelai mulai bernas. Inilah cara Orang Yahudi primitif menentukan bulan sisipan. Bulan sisipan ini perlu dilakukan setiap 3 atau 2 tahun sekali.

Pada abad ke-4 Hillel II membuat perhitungan aritmatika (hisap urfi) untuk kalender Yahudi, agar lebih praktis, tidak lagi berdasarkan pengamatan. Jumlah hari dalam satu bulan ganjil 30 hari, sedang jumlah hari pada bulan genap 29 hari. Jumlah hari yang selang-seling 30 dan 29 hari agar sesuai dengan siklus sinodis bulan rata-rata selama 29½ hari. Dalam satu tahun ada 12 bulan atau 29½ X 12 = 354 hari. Ternyata pola penyisipan bulan itu berulang setiap 19 tahun matahari. Ini disebut siklus Metonic, dinamakan menurut penemunya astronom Yunani yang bernama Meton (padahal orang China dan Babel sudah mengetahui hal tersebut lebih dahulu dari tuan Meton). Menurut Meton 19 tahun matahari itu tepat 19 tahun bulan plus 7 bulan, dengan lain perkataan :

19 tahun matahari = 19x12 + 7 = 235 siklus sinodis bulan.

Karena orang percaya siklus Metonic, maka selama siklus 19 tahun perlu diselenggarakan tahun kabisat sebanyak 7 kali dan pola penyisipan akan berulang selama siklus 19 tahun tersebut. Berikut ini nama bulan dan banyaknya hari dari tahun Yahudi tersebut:

1 Nisan (Aviv) 30
2 Iyar 29
3 Sivan 30
4 Tammuz 29
5 Av 30
6 Elul 29
7 Tishrei 30
8 Cheshva 29
9 Kislev 30
10 Tevet 29
11 Shevat 30
12 Adar 29/(30)
Total 354 hari

Pada tahun kabisat disisipkan bulan ke 13 selama 30 hari, pada tahun tersebut ada 2 kali bulan Adar yakni Adar-aleph (29 hari) dan Adar-bet (30 hari). Selama siklus 19 tahun terjadi tahun kabisat (penyisipan bulan) sebanyak 7 kali, yakni tahun ke 3, 6, 8, 11, 14, 17, and 19, setelah 19 tahun berlalu, siklus Metonic pun berulang kembali.

Kalau anda akrab dengan musik, anda dapat menggunakan keyboard untuk mengingat pola penyisipan tahun kabisat:

Hari raya keagamaan yang paling penting untuk orang Yahudi adalah hari raya Paskah (Passover) yang jatuh pada bulan Nisan tanggal 14. Perayaan ini untuk memperingati kemerdekaan dari perbudakan di Mesir, zaman nabi Musa.

Sebelum mengakhiri artikel ini, menarik untuk dicatat, kalender Islam telah mencapai 1400 an terhitung sejak hijrah nabi Muhammad SAW dari Mekkah ke Madinah. Kalender Gregorian telah mencapai 2000 an adalah terhitung sejak kelahiran nabi Isa. Kalender China telah mencapai 4000 an terhitung sejak kelahiran Kong Hu Chu. Kalender Yahudi angkanya jauh lebih besar mencapai 6000 an, terhitung sejak kelahiran nabi Adam! Jadi menurut orang Yahudi Adam diciptakan sekitar 6000an tahun yang lalu. Adam diciptakan pada tahun ke-1 kalender Yahudi. Oke, sampai ketemu lagi dengan artikel berikutnya: Kalender Gereja!

bacaan: http://www.jewfaq.org/calendar.htm


Jadilah orang yang pertama mengirim komentar