Menentukan Kiblat dengan bola dunia

Dibawah ini adalah peta dengan proyeksi MERCATOR . Bila kita menarik garis lurus (kuning) dari suatu tempat ke kota mekah, maka arah garis tersebut adalah arah kompas ke kota Mekah. Artinya bila kita naik pesawat terbang dengan mempertahan arah kompas searah dengan garis tersebut, akhirnya kita akan sampai di kota Mekah. Arah tersebut bukanlah arah kiblat! Lintasan kompas tetap disebut Rhumb Line.

Lingkaran Besar Graticule

Dibawah ini adalah gambar bola dunia, namanya peta ORTHOGRAPHIC AZIMUTHAL. Peta ini dapat digunakan untuk mencari arah kiblat. Tempat yang dicari arah kiblatnya diletakkan di pusat peta, kemudian tarik garis lurus (merah) ke kota mekah. Arah garis lurus tersebut adalah arah kiblat! "Garis Lurus" tadi adalah lingkaran besar

Rhumb LineGraticule

Form Data

Kota tempat tinggal anda
Lintang tempat tinggal anda
Bujur Tempat tingal Anda
Hasil perhitungan dengan Lingkaran-Besar
Arah kiblat
(searah jarum jam dari utara)
 
Jarak terdekat ke kota Mekah
(Km)
 
Hasil perhitungan dengan Rhumb-Line
Arah Kompas-Tetap Ke Mekah
(searah jarum jam dari utara)
 
Jarak Kompas-Tetap ke Mekah
(Km)
 

Ketentuan

Untuk melihat halaman web ini, hukumnya wajib menggunakan browser versi terbaru: Mozilla FireFox atau Google Crome atau lainnya yang mendukung canvas(html5). Tampilan peta halaman web ini menggunakan frame-work d3 (data driven document) oleh Michael Bostock. Kalau anda ingin copy-paste javascript halaman web ini, sebaiknya sebutkan sumbernya. Dengan cara demikian anda menghargai karya orang lain!

Sebelum Arah Kiblat dapat ditentukan, anda harus lebih dahulu mengisi letak Geografis tempat anda tinggal yaitu letak Lintang dan Bujur. Anda dapat mengisi Lintang dan Bujur secara otomatis dengan memilih kota tinggal anda pada "Select Box". Bila kota tempat anda tinggal tidak terdapat di "Select Box" maka anda dapat mengklik Bola Dunia. Tekan tombol Kiri, Kanan, Atas dan Bawah sampai tempat yang dimaksud terlihat pada bola bumi. Atau dapat pula mengklik tempat tinggal ada pada peta Mercator.

Metoda yang lebih akurat bila kota tempat tinggal anda tidak terdapat dalam "Select Box" adalah dengan memanfaatkan peta google. Caranya klik tombol peta. Ikuti petunjuknya...Kemudian save lokasi anda, maka kota tempat tinggal anda akan tercantum dalam "Select Box". Sejatinya halaman web ini telah dirancang untuk menentukan arah kiblat dimanapun di Dunia.

Kalau kebetulan anda mengetahui Lintang dan Bujur (menggunakan penerima GPS - Global Positioning System), maka anda dapat mengisinya secara manual pada form data, kemudian tekan tombol Hitung. Jangan lupa perjanjian tanda. Lintang Utara bertanda positif, Lintang Selatan Negatif. Bujur Timur bertanda positif sedang Bujur Barat bertanda negatif.

Arah Kiblat dihitung dengan satuan derajat, mulai dari Utara searah jarum jam. Perhatikan gambar Bola Dunia di atas. U untuk arah utara, T untuk timur, S untuk selatan dan B untuk barat. Dengan cara demikian arah Utara adalah 0°, Timur 90°, Tenggara 135°, Barat 270° dan seterusnya. Orang menyebut besaran tadi Azimuth, Bearing atau Jurusan.

Catatan :

Menentukan arah Kiblat
Arah Kiblat dapat dengan mudah ditentukan apabila Kabah dapat terlihat langsung oleh kita. Putarlah tubuh sehingga pandangan lurus kita menghadap ke Kabah. Ini dapat kita lakukan apabila kita berada di Mekah, kota di mana Kabah berada.

Bagaimana menentukan Kiblat dengan akurat di tempat yang jauhnya ribuan kilometer dari Kabah, seperti misalnya di Indonesia? Ilmuwan muslimAbu Rayhan Biruni(973-1048) mengusulkan cara yang mudah dan akurat dalam menentukan arah Kiblat, yaitu dengan membangun mercu suar yang tak berhingga tinggi di kota Mekah. Mercu suar teoritis tadi tak perlu kita bangun karena ada mercu suar alam yang sangat terang, yakni matahari. Dua kali setahun, yakni tanggal 28 Mei pukul 16:18 WIB (9:18 UT) dan 16 Juli pukul 16:27 WIB (9:27 UT) matahari singgah tepat di atas kota Mekah. Pada saat itu arah keberadaan matahari di manapun di dunia adalah arah Kiblat (asalkan matahari dapat terlihat). Pada tahun kabisat hal tersebut terjadi pada tanggal 27 Mei dan 15 Juli. Cara menentukan arah Kiblat, saat matahari di atas Kabah, dapat dijadikan acuan "kebenaran". Metoda lain yang hasilnya tidak sesuai boleh dikatakan "salah".

Bagi mereka yang tinggal di tempat yang berjarak sangat jauh dari Mekah (lebih dari 10.000 km) matahari tidak akan terlihat pada peristiwa matahari di atas Kabah. Di tempat ini matahari berada di bawah ufuk. Mereka dapat menggunakan tanggal 13 Januari jam 21:29 UT dan 28 November jam 21:09 UT (27 November pada tahun kabisat). Saat itu matahari ada tepat di bawah Kabah. Arah matahari akan tepat membelakangi Kabah. Dalam hal ini arah Kiblat adalah sebaliknya dari arah matahari.

Pada peristiwa istimewa tersebut, arah Kiblat dengan mudah ditentukan dengan menandai bayangan akibat sinar matahari pada tongkat yang ditancapkan pada tanah. Pastikan letak tongkat tegak lurus. Arah bayangan tongkat tadi adalah arah Kiblat.

Anda tak perlu menunggu Matahari ada di atas Kabah, untuk menentukan arah Kiblat. Anda dapat menggunakan bola dunia (globe). Lukislah "garis lurus" antara tempat tinggal anda dengan kota Mekah pada bola dunia , maka itulah arah Kiblat. Pekerjaan ini tak perlu benar-benar anda lakukan secara fisik, karena dapat dilakukan secara virtual (maya) pada halaman web ini. Sejatinya "garis lurus" tadi adalah Lingkaran-Besar. Lingkaran besar, seperti namanya adalah lingkaran terbesar yang mungkin digambar pada bola. Pusat lingkaran besar terletak pada pusat bola. Untuk meyakinkan anda bahwa "garis lurus" tadi sebetulnya lingkaran besar, silahkan click tombol kiri, kanan, atas bawah.

Silang Pendapat
Menentukan arah Kiblat dengan akurat harus menggunakan ilmu, karena bila tidak demikian, maka akan terjadi kesalahan. Contohnya, penduduk Suriname keturunan Jawa menghadap Kiblat ke arah Barat. Padahal seharusnya mereka menghadap ke Timur karena Mekah ada di sebelah Timur dari Suriname (Amerika Tengah). Suriname adalah koloni Belanda. Orang Jawa dibawa Belanda untuk dijadikan buruh perkebunan. Mereka menghadap Kiblat sesuai tradisi nenek-moyang mereka di tanah Jawa. Hal ini terjadi sampai generasi muda mereka menyadari kesalahan tersebut. Umumnya umat Muslim di Amerika Utara menghadap kiblat ke arah Timur Laut, tetapi ada sebagian kecil yang arah Kiblatnya Tenggara. Mana yang benar? Tentu saja yang "benar" adalah ke arah Timur Laut (gunakan perhitungan halaman web site ini).

Saudara kita di Amerika Utara "keliru" menentukan arah Kiblat. Mereka menggunakan peta datar buatan Mercator(1569) bukan bola bumi. Peta datar Mercator sangat berguna untuk navigasi tetapi tidak sesuai untuk menentukan arah Kiblat. Dahulu navigasi pelayaran menggunakan kompas (juga sampai masa kini). Diperlukan cara untuk mengetahui arah kompas, sedemikian hingga bila kita berlayar dengan mempertahankan arah kompas maka sampailah kita ke tempat tujuan. Pada zaman itu, Mercator membuat terobosan besar dengan memproyeksikan bola dunia pada bidang datar. Dengan kejeniusannya Mercator dapat membuat peta tersebut sedemikian rupa, sehingga bila kita ingin mengetahui arah kompas, maka kita melakukannya dengan menarik garis lurus dari tempat asal ke tempat tujuan. Seperti telah disebut diatas lintasan pelayaran dengan mempertahankan arah kompas disebut Rhumb-Line. Peta Mercartor dapat menentukan arah Rhumb-Line dengan benar tetapi bukan untuk mencari arah Kiblat!

Arah Kiblat yang dihitung dengan Lingkaran-Besar akan sesuai dengan arah Kiblat yang ditentukan dengan sinar matahari (ketika di atas/di bawah Kabah), sedangkan arah yang dihitung dengan Rhum-Line tidak sesuai. Namun demikan, penganut Rhum-Line tetap "kekeuh" yakin pada pendiriannya. Untuk menghargai pendapat mereka kami menyertakan pula hitungan berdasarkan Rhumb-Line.

Untuk menyakinkan anda bahwa arah lingkaran besar sesuai dengan arah matahari ketika ada diatas Kabah, inilah buktinya. P = pusat Bola, K = Kabah, M = Matahari, O = pengamat (Observer). Sinar M-P memotong K (Kabah) sebab matahari ada diatas kabah. Bidang M-P-O memotong permukaan bola membentuk kurva O-K. Pastinya arah O-K adalah arah kabah, sebab kurva tersebut ada pada bidang M-P-O. Tapi kurva O-K adalah Lingkaran besar!! karena P berada pada pusat bola. Jadi secara matematis terbukti bukan?

Arah Kiblat versi Lingkaran-Besar dan arah Kiblat versi Rhumb-Line (lintasan kompas tetap) praktis sama untuk tempat yang tidak jauh dari Mekah, seperti misalnya di Indonesia, Afrika dan tempat lain. Tetapi bisa berbeda jauh Seperti di kota New York (Amerika Serikat), Wellington (Selandia baru) atau Tokyo (Jepang). Cobalah pada bola dunia. Klik Check Box untuk memunculkan Rhumb-Line. Anda dapat "terbang" mengikuti lintasan Rumb-Line (garis kuning) dengan menggunakan tombol Barat dan Timur. Perhatikan Rhumb-Line (garis kuning) arah kompasnya selalu tetap, dengan kata lain selalu memotong garis utara-selatan (garis meridian/garis bujur) dengan sudut tetap. Sedangkan Lingkaran-Besar (garis merah) Selalu berubah arahnya. Untuk memunculkan garis bujur klik Check Box Graticule.

Lingkaran-Besar merupakan lintasan terpendek (shortest path). Bila anda ingin bepergian dengan pesawat terbang dengan bahan bakar terhemat, anda bisa mengikuti Lingkarang-Besar (Great Circle). Charles Linbergh pada tahun 1927 melakukan penerbangan solo untuk pertama kalinya melintasi samudra Atlantik dari New York ke Paris dan memenangkan hadiah $25.000. Pencapaian itu, merupakan prestasi besar sebab jaraknya jauh dan tidak ada tempat persinggahan. Setelah terbang sendirian non stop selama lebih dari 33 jam, tibalah ia di Paris. Charles Linbergh menggunakan lintasan Lingkaran-Besar. Navigasi dengan lingkaran besar pada waktu itu sulit (ingat: belum ada GPS), karena selama penerbangan harus selalu menggubah jurusan kompas. Menggunakan lintasan kompas tetap ala Mercator pastinya lebih mudah, cukup terbang dengan mempertahankan arah kompas, tetapi jaraknya akan lebih jauh.

Proyeksi peta
Cerita tentang tentang Kiblat belum berakhir... ada pertanyaan menggelitik. Bila Mercator berhasil membuat peta yang dapat menentukan arah Rhumb-Line dengan melukis gari lurus; dapatkah kita meniru ide Mercartor dengan membuat peta, dimana untuk menentukan arah kiblat di suatu tempat, kita melakukannya dengan menarik garis lurus ke kota Mekah? Pada gambar bola dunia di atas saya menggunakan proyeksi Azimuthal dimana dari pusat peta, bila ditarik garis lurus ke sembarang tempat,maka didapat arah yang benar. Tetapi dalam hal ini diperlukan yang sebaliknya. Bila ditarik garis dari sembarang tempat ke pusat peta maka didapat arah yang benar. Istilahnya Proyeksi Retro-Azimuthal. Usaha ke arah tersebut memang pernah dilakukan misalnya oleh Craig (1910), sayangnya tidak bisa mencakup seluruh dunia, karena di tempat yang jauh peta akan saling tumpang tindih. Coba anda pikirkan siapa tahu anda dapat menyempurnakan karya Craig. dan nama anda akan diabadikan untuk menamai proyeksi peta yang anda ciptakan tersebut.

Craig Retro  Azimuthal
Retro Azimuthal ala Craig, tariklah garis lurus ke Mekah untuk menentukan Arah Kiblat. Gambar diatas menunjukkan arah kiblat kota Bandung, dengan menghubungkan Bandung-Mekah dengan garis lurus. Sayang tidak bisa mencakup seluruh dunia

Sekian... semoga bermanfaat.


Komentar:

teuku azhar(2015-10-15 23:12:38)

web ini sangat bermanfaat...ilmu yg jarang ditekuni umat Islam... padahal penting sekali...jazakallah khair

Abu Najib(2013-09-26 08:33:00)

Mas..tulisan anda selalu jadi referensi buat saya, sangat bagus dan detil sekali mudah dimngerti. Maju teruss..Saya tertarik masalah posisi mereka yg tepat sekali,membelakangi ka'bah (antipoda Mekkah)180 derajat lingkaran besar, itu kiblatnya ke arah mana yaa? Mohon pencerahan?

Utari(2013-03-14 09:20:19)

Saya bisa minta tolong dihitungkan arah kiblat kota osaka dan tokyo jepang , krn saya bsk brgkt ke jepang biar tidak keliru kiblat sholat.

Ridwan(2013-01-16 14:07:00)

ass ustaz. menyambung pertanyaan saya sebelu,mnya, sy pernah lihat program hisab rukyat dengan excel, stelah sy coba ternyata muncul slah satu item dlm program itu yakni wktu bayang-bayang kiblat terjadi pada jam sekian, gitu. apakah bayangan benda pada waktu yg telah ditentukan tsb mengarah ke arah kiblat? trmakah dan wassalam

Ridwan(2013-01-16 14:03:00)

ass. sy sangat bangga dan senang ada situs seperti ini karena sangat membantu sy yang awam. ustaz, arah kiblat di desa saya (lombok, ntb) adalah 23°27' B-U. untuk menarik garis dari titik barat senilai arah tsb, bagaimana caranya menghitung kemiringannya jika dikonversi ke satuan panjang ?? jawabannya sangat saya harapkan dan syukran jazila
16.01.2013 14:03 - Ridwan

Baca Komentar sebelummya


Silahkan tulis komentar anda: